music_note
Pop
music_note
Rock n Roll
music_note
Folk Rock
music_note
Psychedelic Pop
library_music
18 Lagu
Koes Plus dibentuk di Jakarta pada tahun 1969 oleh keluarga Koeswoyo (Tonny, Yon, Yok) bersama drumer Murry, sebagai kelanjutan dari Koes Bersaudara (1958).
Koes Plus diakui secara mutlak sebagai bapak musik populer Indonesia modern. Memiliki produktivitas mencengangkan dengan merilis hampir 100 album studio, lagu-lagu legendaris mereka seperti 'Kolam Susu', 'Bujangan', 'Kisah Sedih di Hari Minggu', 'Diana', 'Andaikan Kau Datang', 'Manis dan Sayang', dan 'Pelangi' menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya bangsa Indonesia.
Koes Plus dibentuk di Jakarta pada tahun 1969 oleh keluarga Koeswoyo (Tonny, Yon, Yok) bersama drumer Murry, sebagai kelanjutan dari Koes Bersaudara (1958).
Koes Plus diakui secara mutlak sebagai bapak musik populer Indonesia modern. Memiliki produktivitas mencengangkan dengan merilis hampir 100 album studio, lagu-lagu legendaris mereka seperti 'Kolam Susu', 'Bujangan', 'Kisah Sedih di Hari Minggu', 'Diana', 'Andaikan Kau Datang', 'Manis dan Sayang', dan 'Pelangi' menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya bangsa Indonesia.
Tentang Koes Plus
Koes Plus dibentuk di Jakarta pada tahun 1969 oleh keluarga Koeswoyo (Tonny, Yon, Yok) bersama drumer Murry, sebagai kelanjutan dari Koes Bersaudara (1958).
Koes Plus diakui secara mutlak sebagai bapak musik populer Indonesia modern. Memiliki produktivitas mencengangkan dengan merilis hampir 100 album studio, lagu-lagu legendaris mereka seperti 'Kolam Susu', 'Bujangan', 'Kisah Sedih di Hari Minggu', 'Diana', 'Andaikan Kau Datang', 'Manis dan Sayang', dan 'Pelangi' menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya bangsa Indonesia.
Koes Plus dibentuk di Jakarta pada tahun 1969 oleh keluarga Koeswoyo (Tonny, Yon, Yok) bersama drumer Murry, sebagai kelanjutan dari Koes Bersaudara (1958).
Koes Plus diakui secara mutlak sebagai bapak musik populer Indonesia modern. Memiliki produktivitas mencengangkan dengan merilis hampir 100 album studio, lagu-lagu legendaris mereka seperti 'Kolam Susu', 'Bujangan', 'Kisah Sedih di Hari Minggu', 'Diana', 'Andaikan Kau Datang', 'Manis dan Sayang', dan 'Pelangi' menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas budaya bangsa Indonesia.