music_note
Indie Folk
music_note
Acoustic Folk
music_note
Folk Pop
music_note
Bali Indie
library_music
20 Lagu
Nosstress dibentuk di Denpasar, Bali pada tahun 2008 oleh Man Angga (vokal & gitar), Kupit (vokal & gitar), dan Cok Bagus. Nosstress adalah salah satu grup folk akustik paling dicintai dan berpengaruh di Indonesia dengan musik petikan gitar akustik yang syahdu dan lirik sederhana penuh pesan cinta bumi, kesederhanaan, dan kritik sosial hangat. Karya-karya mahakarya abadi mereka meliputi 'Buka Pintu', 'Tanam Saja', 'Semoga Ya', 'Pegang Tanganku', 'Ini Judulnya Belakangan', 'Lagunya Sederhana', 'Ya Kamu', dan 'Tumbuh'.
Nosstress dibentuk di Denpasar, Bali pada tahun 2008 oleh Man Angga (vokal & gitar), Kupit (vokal & gitar), dan Cok Bagus. Nosstress adalah salah satu grup folk akustik paling dicintai dan berpengaruh di Indonesia dengan musik petikan gitar akustik yang syahdu dan lirik sederhana penuh pesan cinta bumi, kesederhanaan, dan kritik sosial hangat. Karya-karya mahakarya abadi mereka meliputi 'Buka Pintu', 'Tanam Saja', 'Semoga Ya', 'Pegang Tanganku', 'Ini Judulnya Belakangan', 'Lagunya Sederhana', 'Ya Kamu', dan 'Tumbuh'.
Tentang Nosstress
Nosstress dibentuk di Denpasar, Bali pada tahun 2008 oleh Man Angga (vokal & gitar), Kupit (vokal & gitar), dan Cok Bagus. Nosstress adalah salah satu grup folk akustik paling dicintai dan berpengaruh di Indonesia dengan musik petikan gitar akustik yang syahdu dan lirik sederhana penuh pesan cinta bumi, kesederhanaan, dan kritik sosial hangat. Karya-karya mahakarya abadi mereka meliputi 'Buka Pintu', 'Tanam Saja', 'Semoga Ya', 'Pegang Tanganku', 'Ini Judulnya Belakangan', 'Lagunya Sederhana', 'Ya Kamu', dan 'Tumbuh'.
Nosstress dibentuk di Denpasar, Bali pada tahun 2008 oleh Man Angga (vokal & gitar), Kupit (vokal & gitar), dan Cok Bagus. Nosstress adalah salah satu grup folk akustik paling dicintai dan berpengaruh di Indonesia dengan musik petikan gitar akustik yang syahdu dan lirik sederhana penuh pesan cinta bumi, kesederhanaan, dan kritik sosial hangat. Karya-karya mahakarya abadi mereka meliputi 'Buka Pintu', 'Tanam Saja', 'Semoga Ya', 'Pegang Tanganku', 'Ini Judulnya Belakangan', 'Lagunya Sederhana', 'Ya Kamu', dan 'Tumbuh'.