Alone At Last didirikan di Bandung pada tahun 2002 oleh Yas Budaya (vokal scream & clean), Ubey (bass), Athink (drum), dan Ogi (gitar). Mengusung genre 'melodic emotional rock' dengan paduan riff gitar cepat, melodi vokal emosional, dan breakdown post-hardcore, Alone At Last dijuluki sebagai raja musik emo Indonesia (Stand Alone Crew). Album 'Jiwa' (2008) dan 'Integrity' (2012) melahirkan lagu-lagu kebangsaan skena independen tanah air seperti 'Muak Untuk Memuja', 'Takkan Terhenti Disini', 'Jiwa', 'Gadis Kecil Berbaju Merah', dan 'Tentang Kita'.
Alone At Last didirikan di Bandung pada tahun 2002 oleh Yas Budaya (vokal scream & clean), Ubey (bass), Athink (drum), dan Ogi (gitar). Mengusung genre 'melodic emotional rock' dengan paduan riff gitar cepat, melodi vokal emosional, dan breakdown post-hardcore, Alone At Last dijuluki sebagai raja musik emo Indonesia (Stand Alone Crew). Album 'Jiwa' (2008) dan 'Integrity' (2012) melahirkan lagu-lagu kebangsaan skena independen tanah air seperti 'Muak Untuk Memuja', 'Takkan Terhenti Disini', 'Jiwa', 'Gadis Kecil Berbaju Merah', dan 'Tentang Kita'.