Bimbo adalah grup musik balada, pop puitis, dan religi legendaris asal Bandung yang didirikan pada tahun 1966 oleh tiga bersaudara Samsudin Hardjakusumah (Sam), Darmawan Hardjakusumah (Acil), dan Jaka Purnama Hardjakusumah (Jaka), yang kemudian diperkuat oleh adik perempuan mereka Iin Parlina pada 1974. Dikenal dengan lirik-lirik bernilai sastra tinggi (banyak berkolaborasi dengan penyair Taufiq Ismail), petikan gitar akustik klasik Spanyol yang syahdu, dan vokal harmoni empat suara yang magis, Bimbo adalah institusi musik luhur Indonesia.
Karya-karya masterpiece mereka yang abadi meliputi 'Sajadah Panjang', 'Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya', 'Rindu Kami Padamu', 'Tuhan', 'Balada Seorang Biduan', 'Sendiri', 'Melati dari Jayagiri', 'Kumis', dan 'Surat Untuk Samantha'.
Bagi pemain gitar akustik klasik dan fingerstyle, petikan lagu-lagu Bimbo menyajikan pelajaran gitar nilon klasik paling bermutu tinggi di Indonesia dengan perpaduan akor minor yang mendalam dan sangat menyentuh kalbu.
Bimbo adalah grup musik balada, pop puitis, dan religi legendaris asal Bandung yang didirikan pada tahun 1966 oleh tiga bersaudara Samsudin Hardjakusumah (Sam), Darmawan Hardjakusumah (Acil), dan Jaka Purnama Hardjakusumah (Jaka), yang kemudian diperkuat oleh adik perempuan mereka Iin Parlina pada 1974. Dikenal dengan lirik-lirik bernilai sastra tinggi (banyak berkolaborasi dengan penyair Taufiq Ismail), petikan gitar akustik klasik Spanyol yang syahdu, dan vokal harmoni empat suara yang magis, Bimbo adalah institusi musik luhur Indonesia.
Karya-karya masterpiece mereka yang abadi meliputi 'Sajadah Panjang', 'Ada Anak Bertanya Pada Bapaknya', 'Rindu Kami Padamu', 'Tuhan', 'Balada Seorang Biduan', 'Sendiri', 'Melati dari Jayagiri', 'Kumis', dan 'Surat Untuk Samantha'.
Bagi pemain gitar akustik klasik dan fingerstyle, petikan lagu-lagu Bimbo menyajikan pelajaran gitar nilon klasik paling bermutu tinggi di Indonesia dengan perpaduan akor minor yang mendalam dan sangat menyentuh kalbu.