music_note
Pop Rock
music_note
Pop Ballad
music_note
Alternative Rock
music_note
Indonesian Pop
library_music
12 Songs
Caffeine adalah grup musik pop rock dan balada terkemuka asal Bandung, Jawa Barat yang dibentuk pada 16 Oktober 1996 oleh mendiang Rudy (vokal), Beni (gitar), Danny (gitar), Yandi (drum), Daniel (keyboard), dan Yudo (bass). Berada di bawah bimbingan musisi Noey Java Jive, Caffeine memikat penikmat musik tanah air dengan lirik cinta melankolis dan alunan gitar akustik pop yang melodius.
Album studio debut mereka Hijau (2000) mencatatkan penjualan multi-platinum lewat single legendaris 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' dan 'Kau Yang Tlah Pergi'. Kesuksesan berlanjut lewat album Yang Tak Terlupakan (2002) dan Di Telinga dan Di Mataku (2004) lewat lagu hits 'Aku Takkan Memiliki', 'Satu Malam', dan 'Hubungan Tanpa Status'.
Bagi pemain gitar akustik, intro petikan akustik pada lagu 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' (progresi akor C - Em - F - G) dan 'Kau Yang Tlah Pergi' adalah materi petikan wajib yang sangat populer dimainkan di tongkrongan.
Caffeine adalah grup musik pop rock dan balada terkemuka asal Bandung, Jawa Barat yang dibentuk pada 16 Oktober 1996 oleh mendiang Rudy (vokal), Beni (gitar), Danny (gitar), Yandi (drum), Daniel (keyboard), dan Yudo (bass). Berada di bawah bimbingan musisi Noey Java Jive, Caffeine memikat penikmat musik tanah air dengan lirik cinta melankolis dan alunan gitar akustik pop yang melodius.
Album studio debut mereka Hijau (2000) mencatatkan penjualan multi-platinum lewat single legendaris 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' dan 'Kau Yang Tlah Pergi'. Kesuksesan berlanjut lewat album Yang Tak Terlupakan (2002) dan Di Telinga dan Di Mataku (2004) lewat lagu hits 'Aku Takkan Memiliki', 'Satu Malam', dan 'Hubungan Tanpa Status'.
Bagi pemain gitar akustik, intro petikan akustik pada lagu 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' (progresi akor C - Em - F - G) dan 'Kau Yang Tlah Pergi' adalah materi petikan wajib yang sangat populer dimainkan di tongkrongan.
About Caffeine
Caffeine adalah grup musik pop rock dan balada terkemuka asal Bandung, Jawa Barat yang dibentuk pada 16 Oktober 1996 oleh mendiang Rudy (vokal), Beni (gitar), Danny (gitar), Yandi (drum), Daniel (keyboard), dan Yudo (bass). Berada di bawah bimbingan musisi Noey Java Jive, Caffeine memikat penikmat musik tanah air dengan lirik cinta melankolis dan alunan gitar akustik pop yang melodius.
Album studio debut mereka Hijau (2000) mencatatkan penjualan multi-platinum lewat single legendaris 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' dan 'Kau Yang Tlah Pergi'. Kesuksesan berlanjut lewat album Yang Tak Terlupakan (2002) dan Di Telinga dan Di Mataku (2004) lewat lagu hits 'Aku Takkan Memiliki', 'Satu Malam', dan 'Hubungan Tanpa Status'.
Bagi pemain gitar akustik, intro petikan akustik pada lagu 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' (progresi akor C - Em - F - G) dan 'Kau Yang Tlah Pergi' adalah materi petikan wajib yang sangat populer dimainkan di tongkrongan.
Caffeine adalah grup musik pop rock dan balada terkemuka asal Bandung, Jawa Barat yang dibentuk pada 16 Oktober 1996 oleh mendiang Rudy (vokal), Beni (gitar), Danny (gitar), Yandi (drum), Daniel (keyboard), dan Yudo (bass). Berada di bawah bimbingan musisi Noey Java Jive, Caffeine memikat penikmat musik tanah air dengan lirik cinta melankolis dan alunan gitar akustik pop yang melodius.
Album studio debut mereka Hijau (2000) mencatatkan penjualan multi-platinum lewat single legendaris 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' dan 'Kau Yang Tlah Pergi'. Kesuksesan berlanjut lewat album Yang Tak Terlupakan (2002) dan Di Telinga dan Di Mataku (2004) lewat lagu hits 'Aku Takkan Memiliki', 'Satu Malam', dan 'Hubungan Tanpa Status'.
Bagi pemain gitar akustik, intro petikan akustik pada lagu 'Hidupku Kan Damaikan Hatimu' (progresi akor C - Em - F - G) dan 'Kau Yang Tlah Pergi' adalah materi petikan wajib yang sangat populer dimainkan di tongkrongan.
group
Band Members / Personnel
Chikin Muhammad (Lead Vocals)
Beni (Lead Guitar / Songwriter)
Danny (Rhythm Guitar)
Yudo (Bass Guitar)
Suyudi / Yandi (Drums)
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Caffeine.
12 Songs Analyzed
psychology
33% repertoar lagu Caffeine menggunakan tangga nada dasar G dengan rata-rata 8 chord per lagu (Tingkat Menengah).