Daun Jatuh adalah grup musik folk-pop akustik independen asal Tangerang yang dibentuk pada tahun 2018 oleh Verrel Alvirizky (vokal utama) dan Timothy Arif / Timmy (gitar akustik). Mengusung aransemen petikan gitar akustik yang hangat, lirik bertutur puitis tentang kerinduan dan perpisahan, Daun Jatuh menjadi salah satu ikon musik indie folk akustik paling digemari di era modern (Teman Daun).
Single mahakarya mereka 'Resah Jadi Luka' (2018) viral secara luar biasa di media sosial dan platform streaming digital, didengarkan lebih dari ratusan juta kali di Spotify. Deretan lagu hits lainnya meliputi 'Momen', 'Tak Selaras', 'Bungkam', 'Geティック / Malang', 'Mungkin', dan 'Biru' (feat. Raisa Syarla).
Bagi setiap pemain gitar akustik, petikan fingerstyle pada lagu 'Resah Jadi Luka' (progresi akor C - Em - F - Fm) adalah materi latihan petikan akustik paling dicari dan paling menenangkan untuk dimainkan.
Daun Jatuh adalah grup musik folk-pop akustik independen asal Tangerang yang dibentuk pada tahun 2018 oleh Verrel Alvirizky (vokal utama) dan Timothy Arif / Timmy (gitar akustik). Mengusung aransemen petikan gitar akustik yang hangat, lirik bertutur puitis tentang kerinduan dan perpisahan, Daun Jatuh menjadi salah satu ikon musik indie folk akustik paling digemari di era modern (Teman Daun).
Single mahakarya mereka 'Resah Jadi Luka' (2018) viral secara luar biasa di media sosial dan platform streaming digital, didengarkan lebih dari ratusan juta kali di Spotify. Deretan lagu hits lainnya meliputi 'Momen', 'Tak Selaras', 'Bungkam', 'Geティック / Malang', 'Mungkin', dan 'Biru' (feat. Raisa Syarla).
Bagi setiap pemain gitar akustik, petikan fingerstyle pada lagu 'Resah Jadi Luka' (progresi akor C - Em - F - Fm) adalah materi latihan petikan akustik paling dicari dan paling menenangkan untuk dimainkan.