Cucu Suryaningsih (dikenal di seluruh Nusantara sebagai Evie Tamala) adalah penyanyi dangdut balada legendaris Indonesia kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 23 Juni 1969. Dikenal dengan karakter vokal yang sangat lembut, cengkok Sunda yang syahdu, serta aransemen dangdut melankolis yang anggun, Evie Tamala meletakkan tren dangdut sendu di era 1980-an dan 1990-an.
Karya-karya monumentalnya melahirkan tembang-tembang cinta abadi, di antaranya balada duet legendaris 'Kandas' (bersama Imron Sadewo), 'Selamat Malam', 'Dokter Cinta', 'Rembulan Malam', 'Nada-Nada Cinta', 'Suara Hati', 'Duka', dan 'Kasmaran'.
Bagi para pemain gitar akustik dan keyboard, lagu 'Selamat Malam' (progresi akor Dm - Gm - C - F) dan 'Kandas' adalah materi lagu dangdut balada paling dicintai yang sangat syahdu dimainkan.
Cucu Suryaningsih (dikenal di seluruh Nusantara sebagai Evie Tamala) adalah penyanyi dangdut balada legendaris Indonesia kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 23 Juni 1969. Dikenal dengan karakter vokal yang sangat lembut, cengkok Sunda yang syahdu, serta aransemen dangdut melankolis yang anggun, Evie Tamala meletakkan tren dangdut sendu di era 1980-an dan 1990-an.
Karya-karya monumentalnya melahirkan tembang-tembang cinta abadi, di antaranya balada duet legendaris 'Kandas' (bersama Imron Sadewo), 'Selamat Malam', 'Dokter Cinta', 'Rembulan Malam', 'Nada-Nada Cinta', 'Suara Hati', 'Duka', dan 'Kasmaran'.
Bagi para pemain gitar akustik dan keyboard, lagu 'Selamat Malam' (progresi akor Dm - Gm - C - F) dan 'Kandas' adalah materi lagu dangdut balada paling dicintai yang sangat syahdu dimainkan.
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Evie Tamala.
swipe
Swipe
14 Songs Analyzed
psychology
36% repertoar lagu Evie Tamala menggunakan tangga nada dasar Em dengan rata-rata 7.6 chord per lagu (Tingkat Menengah).