Farel Prayoga lahir di Banyuwangi, Jawa Timur pada 8 Agustus 2010. Berawal dari pengamen cilik di jalanan Banyuwangi, Farel menjadi sensasi musik nasional setelah penampilannya yang memukau Presiden Joko Widodo dan seluruh pejabat tinggi negara saat HUT RI ke-77 di Istana Merdeka Jakarta. Lagu-lagu yang dipopulerkannya meliputi 'Ojo Dibandingke' ciptaan Abah Lala, 'Tiara', 'Dermaga Biru', 'Joko Tingkir Ngombe Dawet', 'Full Senyum Sayang', dan 'Tugiman'.
Farel Prayoga lahir di Banyuwangi, Jawa Timur pada 8 Agustus 2010. Berawal dari pengamen cilik di jalanan Banyuwangi, Farel menjadi sensasi musik nasional setelah penampilannya yang memukau Presiden Joko Widodo dan seluruh pejabat tinggi negara saat HUT RI ke-77 di Istana Merdeka Jakarta. Lagu-lagu yang dipopulerkannya meliputi 'Ojo Dibandingke' ciptaan Abah Lala, 'Tiara', 'Dermaga Biru', 'Joko Tingkir Ngombe Dawet', 'Full Senyum Sayang', dan 'Tugiman'.
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Farel Prayoga.
swipe
Swipe
16 Songs Analyzed
psychology
31% repertoar lagu Farel Prayoga menggunakan tangga nada dasar G dengan rata-rata 8.7 chord per lagu (Tingkat Menengah).
music_note
Favorite Keys
Key G31% (5 songs)
Key Am31% (5 songs)
Key Em25% (4 songs)
Key C13% (2 songs)
grid_view
Frequently Used Chords
Em(15x)C(15x)Am(15x)G(15x)D(12x)E(11x)
Average of 8.7 unique chord variations per song.
trending_up
Signature Progressions
vi – V – IV – V – ii – vi6%
IV – iii – ii – V – I – iii6%
vi – V – vi – IV – V – I6%
speed
Difficulty & Vibe
Harmonic Complexity
Tingkat Menengah
Tempo Character & Vibe
Mid-Tempo Pop Akustik
(110 BPM)
Song Chords Guitar Chords Collection Farel Prayoga