Hijau Daun dibentuk di Telukbetung, Bandar Lampung pada 22 Agustus 2008 oleh Dide Irawan (vokal), Array (gitar), Arya (gitar), Richan (bass), dan Denny (drum). Mengusung genre pop rock romantis dengan lirik yang mudah dipahami, Hijau Daun mencatat sejarah luar biasa di industri musik Indonesia.
Single perdana mereka 'Suara (Ku Berharap)' (2008) dari album 'Ikuti Cahaya' memecahkan rekor unduhan nada dering (RBT) terbesar sepanjang sejarah Indonesia dengan lebih dari 8,5 juta aktivasi dalam hitungan bulan. Lagu-lagu lainnya seperti 'Cobalah', 'Setiap Detik', 'Selalu Begitu', dan 'Sesuatu yang Sempurna' tetap dikenang luas.
Hijau Daun dibentuk di Telukbetung, Bandar Lampung pada 22 Agustus 2008 oleh Dide Irawan (vokal), Array (gitar), Arya (gitar), Richan (bass), dan Denny (drum). Mengusung genre pop rock romantis dengan lirik yang mudah dipahami, Hijau Daun mencatat sejarah luar biasa di industri musik Indonesia.
Single perdana mereka 'Suara (Ku Berharap)' (2008) dari album 'Ikuti Cahaya' memecahkan rekor unduhan nada dering (RBT) terbesar sepanjang sejarah Indonesia dengan lebih dari 8,5 juta aktivasi dalam hitungan bulan. Lagu-lagu lainnya seperti 'Cobalah', 'Setiap Detik', 'Selalu Begitu', dan 'Sesuatu yang Sempurna' tetap dikenang luas.
group
Band Members / Personnel
(5)
Dide Irawan(Lead Vocals / Songwriter)Array(Lead Guitar)Arya(Rhythm Guitar)Richan(Bass Guitar)Denny(Drums)
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Hijau Daun.
swipe
Swipe
34 Songs Analyzed
psychology
41% repertoar lagu Hijau Daun menggunakan tangga nada dasar G dengan rata-rata 9.6 chord per lagu (Mahir / Kompleks).