Dua Setengah Dekade Balada Pop Puitis Yogyakarta Jikustik: 25 Tahun 'Seribu Tahun', Pongki Barata dan Mahakarya 'Puisi'
Peringatan 25 tahun album debut legendaris 'Seribu Tahun' (15 Juni 2026 via Warner di Yogyakarta) merayakan Jikustik.
Jikustik didirikan di Yogyakarta pada 26 Februari 1996 oleh Pongki Barata (vokal & gitar), Aji Mirza Hakim / Icha (vokal & bass), Dadi (gitar), Adhit (keyboard), dan Carlo (drum). Mengusung aransemen pop akustik yang manis dan lirik puitis hangat, Jikustik melahirkan deretan lagu cinta klasik Indonesia. Lagu-lagu mereka seperti 'Puisi', 'Setia', 'Saat Kau Tak Disini', 'Maaf', 'Pandangi Langit Malam Ini', dan 'Selamat Malam Dunia' menjadi karya cinta abadi yang dinyanyikan lintas generasi.
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Jikustik.
48% repertoar lagu Jikustik menggunakan tangga nada dasar C dengan rata-rata 9.4 chord per lagu (Mahir / Kompleks).
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Jikustik
Showing 1 - 12 of 25 songs
Peringatan 25 tahun album debut legendaris 'Seribu Tahun' (15 Juni 2026 via Warner di Yogyakarta) merayakan Jikustik.
Menelusuri jejak karya Pongki Barata bersama Jikustik yang melahirkan tembang pop akustik puitis Puisi, Setia, dan 1000 Tahun Lamanya.