Indie Pop
Alternative Pop
Synthpop
Indonesian Indie
About Lomba Sihir
Lomba Sihir dibentuk di Jakarta pada tahun 2019 sebagai supergrup gabungan musisi pengiring solo Hindia, beranggotakan Baskara Putra (vokal), Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal & gitar), Tristan Juliano (kibor), Enrico Octaviano (drum), dan Wisnu Ikhsantama. Mengusung konsep 'orkestra pop distopia Jakarta', Lomba Sihir memadukan lirik sarkastik nan cerdas tentang realitas metropolitan dengan aransemen indie pop yang segar. Album perdana 'Selamat Datang di Ujung Dunia' (2021) meraih nominasi Album Terbaik AMI Awards lewat single 'Semua Orang Pernah Sakit Hati', 'Hati dan Paru-Paru', 'Nirwana', 'Pesona', dan 'Menit Tambahan'.
Lomba Sihir dibentuk di Jakarta pada tahun 2019 sebagai supergrup gabungan musisi pengiring solo Hindia, beranggotakan Baskara Putra (vokal), Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal & gitar), Tristan Juliano (kibor), Enrico Octaviano (drum), dan Wisnu Ikhsantama. Mengusung konsep 'orkestra pop distopia Jakarta', Lomba Sihir memadukan lirik sarkastik nan cerdas tentang realitas metropolitan dengan aransemen indie pop yang segar. Album perdana 'Selamat Datang di Ujung Dunia' (2021) meraih nominasi Album Terbaik AMI Awards lewat single 'Semua Orang Pernah Sakit Hati', 'Hati dan Paru-Paru', 'Nirwana', 'Pesona', dan 'Menit Tambahan'.