Nano dibentuk di Bandung/Lampung pada tahun 2009 oleh Opix (kibor/komposer - eks Hijau Daun), Niyo (vokal), Ryan (gitar), dan Matther (bass). Nano mencetak salah satu lagu pop balada galau paling abadi di Indonesia yang hingga kini menjadi lagu wajib di setiap tempat karaoke keluarga.
Lagu mahakarya 'Sebatas Mimpi' (2010) meraih ratusan juta pemutaran dan unduhan RBT. Karya-karya favorit lainnya meliputi 'Sampai Ku Mati', 'Separuh Cintaku', 'Aku Bukan Malaikat', 'Masa Lalu', dan 'Kamu'. Progresi akor gitarnya yang sangat melodius dan hooky menjadikannya favorit seluruh musisi pop Indonesia.
Nano dibentuk di Bandung/Lampung pada tahun 2009 oleh Opix (kibor/komposer - eks Hijau Daun), Niyo (vokal), Ryan (gitar), dan Matther (bass). Nano mencetak salah satu lagu pop balada galau paling abadi di Indonesia yang hingga kini menjadi lagu wajib di setiap tempat karaoke keluarga.
Lagu mahakarya 'Sebatas Mimpi' (2010) meraih ratusan juta pemutaran dan unduhan RBT. Karya-karya favorit lainnya meliputi 'Sampai Ku Mati', 'Separuh Cintaku', 'Aku Bukan Malaikat', 'Masa Lalu', dan 'Kamu'. Progresi akor gitarnya yang sangat melodius dan hooky menjadikannya favorit seluruh musisi pop Indonesia.
group
Band Members / Personnel
(4)
Niyo(Lead Vocals)Opix(Keyboards / Piano / Chief Songwriter)Ryan(Lead Guitar)Matther(Bass Guitar)
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Nano.
swipe
Swipe
7 Songs Analyzed
psychology
71% repertoar lagu Nano menggunakan tangga nada dasar C dengan rata-rata 8.7 chord per lagu (Tingkat Menengah).