Payung Teduh adalah band indie folk asal Jakarta yang melejit lewat lagu-lagu balada seperti 'Akad', 'Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan', dan 'Angin Pujaan Hujan'. Musik Payung Teduh dikenal lewat perpaduan lirik puitis, aransemen akustik, dan sentuhan jazz, menjadikannya pionir musik indie Indonesia di era 2010-an.
Band ini kerap tampil di festival musik nasional dan internasional, serta menjadi inspirasi bagi musisi indie yang ingin mengekspresikan emosi lewat karya sederhana namun bermakna. Payung Teduh juga sering dijadikan soundtrack film, serial, dan iklan komersial.
Eksplorasi musikal dan kekuatan lirik membuat Payung Teduh selalu relevan di hati pendengar Indonesia. Kata kunci: Payung Teduh, band indie folk, lagu balada puitis, Akad, musik Indonesia.
Payung Teduh adalah band indie folk asal Jakarta yang melejit lewat lagu-lagu balada seperti 'Akad', 'Untuk Perempuan yang Sedang di Pelukan', dan 'Angin Pujaan Hujan'. Musik Payung Teduh dikenal lewat perpaduan lirik puitis, aransemen akustik, dan sentuhan jazz, menjadikannya pionir musik indie Indonesia di era 2010-an.
Band ini kerap tampil di festival musik nasional dan internasional, serta menjadi inspirasi bagi musisi indie yang ingin mengekspresikan emosi lewat karya sederhana namun bermakna. Payung Teduh juga sering dijadikan soundtrack film, serial, dan iklan komersial.
Eksplorasi musikal dan kekuatan lirik membuat Payung Teduh selalu relevan di hati pendengar Indonesia. Kata kunci: Payung Teduh, band indie folk, lagu balada puitis, Akad, musik Indonesia.
group
Band Members / Personnel
(4)
Mohammad Istiqamah Djamad / Is / Pusakata(Lead Vocals / Guitalele)Ivan Penwyn(Guitalele / Trumpet)Alejandro Saksakame / Cito(Drums)Abdul Aziz Kariko / Comi(Contrabass)
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Payung Teduh.
swipe
Swipe
17 Songs Analyzed
psychology
24% repertoar lagu Payung Teduh menggunakan tangga nada dasar E dengan rata-rata 12.6 chord per lagu (Mahir / Kompleks).