Mochamad Djohansyah, lebih dikenal sebagai Sawung Jabo, lahir di Surabaya pada 4 Mei 1951. Beliau adalah maestro musik folk rock dan teater jalanan yang mendirikan kelompok musik eksploratif Sirkus Barock (1976) dan menjadi pilar penting di balik kelompok legendaris Swami dan Kantata Takwa bersama Iwan Fals, WS Rendra, dan Setiawan Djody. Lagu ciptaannya seperti 'Bongkar' (bersama Iwan Fals), 'Hio', 'Bento', 'Kuda Lumping', 'Badai', dan 'Kanvas Putih' menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan sosial era Orde Baru.
Mochamad Djohansyah, lebih dikenal sebagai Sawung Jabo, lahir di Surabaya pada 4 Mei 1951. Beliau adalah maestro musik folk rock dan teater jalanan yang mendirikan kelompok musik eksploratif Sirkus Barock (1976) dan menjadi pilar penting di balik kelompok legendaris Swami dan Kantata Takwa bersama Iwan Fals, WS Rendra, dan Setiawan Djody. Lagu ciptaannya seperti 'Bongkar' (bersama Iwan Fals), 'Hio', 'Bento', 'Kuda Lumping', 'Badai', dan 'Kanvas Putih' menjadi simbol perlawanan rakyat terhadap ketidakadilan sosial era Orde Baru.