Victor Hutabarat lahir di Palembang pada 29 Agustus 1955. Victor Hutabarat adalah salah satu penyanyi legendaris terbesar Indonesia yang mempopulerkan lagu-lagu daerah Batak Toba dan lagu pop nostalgia Indonesia ke tingkat nasional dan mancanegara. Memiliki vokal bariton yang sangat empuk, bulat, dan berwibawa, album-album Batak dan rohaninya selalu mencetak rekor penjualan jutaan kopi lewat lagu-lagu abadi seperti 'Boasa Ma', 'Poda' (Nang Gumodang Pe Sibuk Ni Roham), 'Boru Panggoaran', 'Aut Boi Nian', dan 'Didia Rokkap Hi'.
Katalog musiknya dapat menjadi referensi bagi gitaris dan pendengar yang ingin mengenal karya-karyanya melalui chord, lirik, dan aransemen.
Victor Hutabarat lahir di Palembang pada 29 Agustus 1955. Victor Hutabarat adalah salah satu penyanyi legendaris terbesar Indonesia yang mempopulerkan lagu-lagu daerah Batak Toba dan lagu pop nostalgia Indonesia ke tingkat nasional dan mancanegara. Memiliki vokal bariton yang sangat empuk, bulat, dan berwibawa, album-album Batak dan rohaninya selalu mencetak rekor penjualan jutaan kopi lewat lagu-lagu abadi seperti 'Boasa Ma', 'Poda' (Nang Gumodang Pe Sibuk Ni Roham), 'Boru Panggoaran', 'Aut Boi Nian', dan 'Didia Rokkap Hi'.
Katalog musiknya dapat menjadi referensi bagi gitaris dan pendengar yang ingin mengenal karya-karyanya melalui chord, lirik, dan aransemen.
genetics
Musical DNA & Composition Profile
Analysis of harmonic patterns, favorite keys, and songwriting style of Victor Hutabarat.
swipe
Swipe
2 Songs Analyzed
psychology
50% repertoar lagu Victor Hutabarat menggunakan tangga nada dasar Am dengan rata-rata 8 chord per lagu (Mahir / Kompleks).
music_note
Favorite Keys
Key Am50% (1 songs)
Key C50% (1 songs)
grid_view
Frequently Used Chords
Dm(2x)G(2x)C(2x)F(2x)Am(1x)E(1x)
Average of 8 unique chord variations per song.
trending_up
Signature Progressions
i – iv – i – V – i – V50%
I – IV – I – V – I – ii50%
speed
Difficulty & Vibe
Harmonic Complexity
Mahir / Kompleks
Tempo Character & Vibe
Mid-Tempo Pop Akustik
(110 BPM)
Song Chords Guitar Chords Collection Victor Hutabarat