Threesixty Skatepunk dibentuk di Bandar Lampung pada tahun 2008 oleh Daniel (vokal utama & gitar), Fadly (bass), dan Rahmat (drum). Threesixty menyuguhkan distorsi melodic punk cepat ala Blink-182 berpadu lirik patah hati puitis yang sangat membekas bagi jutaan anak muda Indonesia. Lagu-lagu mahakarya mereka yang dihafal di setiap festival indie meliputi 'Dewi', 'Sampai Nanti', 'Menghilang dan Terlupakan', 'Pagiku Menghilang', 'Bukan Hal Mudah', 'Cinta Tak Pernah Tepat Waktu', dan 'Tentang Rindu'.
Threesixty Skatepunk dibentuk di Bandar Lampung pada tahun 2008 oleh Daniel (vokal utama & gitar), Fadly (bass), dan Rahmat (drum). Threesixty menyuguhkan distorsi melodic punk cepat ala Blink-182 berpadu lirik patah hati puitis yang sangat membekas bagi jutaan anak muda Indonesia. Lagu-lagu mahakarya mereka yang dihafal di setiap festival indie meliputi 'Dewi', 'Sampai Nanti', 'Menghilang dan Terlupakan', 'Pagiku Menghilang', 'Bukan Hal Mudah', 'Cinta Tak Pernah Tepat Waktu', dan 'Tentang Rindu'.
关于 Threesixty Skatepunk
Threesixty Skatepunk dibentuk di Bandar Lampung pada tahun 2008 oleh Daniel (vokal utama & gitar), Fadly (bass), dan Rahmat (drum). Threesixty menyuguhkan distorsi melodic punk cepat ala Blink-182 berpadu lirik patah hati puitis yang sangat membekas bagi jutaan anak muda Indonesia. Lagu-lagu mahakarya mereka yang dihafal di setiap festival indie meliputi 'Dewi', 'Sampai Nanti', 'Menghilang dan Terlupakan', 'Pagiku Menghilang', 'Bukan Hal Mudah', 'Cinta Tak Pernah Tepat Waktu', dan 'Tentang Rindu'.
Threesixty Skatepunk dibentuk di Bandar Lampung pada tahun 2008 oleh Daniel (vokal utama & gitar), Fadly (bass), dan Rahmat (drum). Threesixty menyuguhkan distorsi melodic punk cepat ala Blink-182 berpadu lirik patah hati puitis yang sangat membekas bagi jutaan anak muda Indonesia. Lagu-lagu mahakarya mereka yang dihafal di setiap festival indie meliputi 'Dewi', 'Sampai Nanti', 'Menghilang dan Terlupakan', 'Pagiku Menghilang', 'Bukan Hal Mudah', 'Cinta Tak Pernah Tepat Waktu', dan 'Tentang Rindu'.